PENGUMUMAN!!!

1. Pembaca di jemput untuk copy n paste entry kat sini. Sangat alu2kan..Moga dpt kebaikan bersama. Mintak jasa baik untuk sertakan link aku gak.hehe

2.Aku mintak maaf jika ada kekhilafan dlm penulisan ak. Aku just cuba belajar2 memberi je..

3.Sebarang perbincangan lanjut boleg email kepada aku zulgeologist@gmail.com. Takupun add je tanya melalui facebook aku je.


Blog aku ni ossem ke tak ossem??

Sunday, April 22, 2012

Adab Berdebat


Umum mengetahui bahawa tidak lama lagi akan di adakan Pilhanraya umum. Secara tidak langsungnya akan berlaku lah perdebatan demi perdebatan untuk memenangkan pihak yang disokong. Bukan perdebatan secara bermuka yang ingin aku highlightkan di sini. Sekarang ni zaman I.T bro. Apa barang jumpa2. Komen2 kat Facebook pun boleh dijadikan tempat untuk masing2 memenangkan pihak yang di sokong.
Kalau kita tengok perdebatan yang berkaitan dengan politik memang agak panas. Komen tu boleh jadi berjela jela. Tapi kebiasaannya komen yang berkaitan dengan politik ini akan dipenuhi dengan emosi tanpa fakta dan hujjah yang ilmiah. Ada sampai ketikanya ada pihak yang memaki hamun dan mencarut. Aku pernah alaminya. Haish… Macam2.. So untuk itu aku pun google la adab2 dalam berdebat. So aku jumpa satu artikel yang agak baik untuk dikongsikan. Kome boleh baca sendiri kat link ni (KLIK) . Aku just copy n paste je.
 
Adab Berdebat dan Dialog.
Debat dan dialog adalah diskusi antara dua orang atau lebih untuk menyelesaikan permasalahan atau perselisihan yang timbul. Pada umumnya semua perlakuan dan acara dalam hidup ini perlu mempunyai etika untuk dipegang sebagai perkara dasar dalam gerakan kita. Selari dengan itu etika untuk berdebat dan berdialog perlu diketahui dan dipatuhi supaya tidak terjadi perselisihan dalam menyelesaikan masalah yang ada. Etika ini perlu kita hormati agar kita dapat menghormati orang yang kita lawan bicara dan khalayak ramai yang ada. Tidak kurang pentingnya kita perlu mematuhi etika ini agar orang lain akan menghormati kita sebagai insan yang profesional, sabar dan rasional.
1. LURUSKAN NIAT; MENCARI KEREDHAAN ALLAH DAN MEMBELA KEBENARAN.
Inilah adab pertama yang mesti dipegang dalam diskusi dan dialog yang kita lakukan kerana mencari redha Allah dan mendapatkan kebenaran. Perdebatan bukan untuk mencari kemenangan atau ingin dipuji oleh manusia. Hendaklah kita patri dalam lubuk hati bahawa perdebatan atau dialog adalah menyampaikan kebenaran kepada lawan bicara kita dan khalayak yang ada. Mencari dan membela kebenaran serta membasmi segala kebathilan.
2.JUJUR DAN JAUHI KEDUSTAAN

Jujur adalah akhlak yang mulia. Hujah yang kita lontarkan mestilah benar-benar nyata dan ada kesahihannya. Apabila kedua belah pihak yang berdialog berpegang dengan landasan yang kuat, maka dialognya akan lebih membuahkan hasil yang diharapkan. Sebaliknya apabila kita berdialog tanpa fakta dan ilmu, tidak menguasai isu pokok yang diperselisihkan, bukan mustahil kebenaran akan dikalahkan oleh kebatilan, karena lemahnya orang yang menyampaikan kebenaran tersebut.

3.BERDEBAT PADA PERMASALAN YANG BERMANFAAT
Hendaklah debat yang kita lakukan pada permasalahan yang penting dan mendesak, bukan pada masalah yang tidak bermanfaat. Sebagai contoh berdebat tentang apakah yang lebih dahulu diciptakan, telur atau ayam? Semua ini harus ditinggalkan karena tidak membawa manfaat.

4.MENAHAN DIRI DARI BEREMOSI
Perkara ini sering diabaikan oleh orang yang berdialog. Bahkan pada umumnya kedua belah pihak saling beremosi, baik yang membawa panji kebenaran mahupun pihak yang satu lagi. Yang benar, hendaklah menampakkan nada kelembutan dalam berdebat. Menggunakan kalimat yang baik sepanjang debat. Seperti memanggil lawan bicara dengan panggilan yang sopan.
5.TAMPAKKAN RASA CINTA DAN PERSAUDARAAN SEBELUM, KETIKA DAN SETELAH BERDEBAT.LEMBUT DAN SABAR DALAM DIALOG

Hal ini perlu diperhatikan. Hendaklah kedua pihak yang berdebat saling berlaku lembut dan sabar dalam berdialog. Tidak tergesa-gesa dalam menyanggah, hingga menjawab tanpa akal dan beremosi belaka. Perlu sedia mendengar pandangan dan luahan bicara orang yang kita lawan bicara. Sedia mendengar hujah lawan bicara atau dialog dengan sabar dan tenang. Jauhi meninggi dan melantangkan suara. Akhiri debat dengan kemesraan dan semangat persaudaran
6.KEMBALI KEPADA KEBENARAN.AKHIRI DEBAT APABILA LAWAN BICARA TERUS BERKERAS.

Mengalah dan berundurlah dari arena debat apabila lawan bicara terus berkeras kepala. Berundur bukan bererti kalah. Jika berlanjutan debat yang sebegini akan membawa permusuhan, rasa benci, marah, emosi yang tidak terkendali. Hingga tujuan asal debat atau dialog akan menyempang dan tidak tercapai. Disinilah perlunya pandangan yang tajam dalam menilai lawan bicara. Apabila kita teruskan debat tidak ada manfaatnya, segara tamatkan pembicaraan dan beri nasihat tentang tujuan asal dialog.

Inilah adab berdialog yang harus diketahui sebelum seseorang mencari kebenaran melalui jalan perdebatan atau dialog.

….Habis dah copy paste….

Sekian saja untuk kali ini. Aku berharap agar debat2 yang akan terjadi selepas ini di tunjangi semangat ukhwah islamiyah dan di hindari dari rasa ingin bermegah2 dengan sedikit ilmu yang kita ada. Juga perlu di jaga adab2 yang telah dinyatakan di atas. Semoga perdebatan kita diserati dengan redha Allah dan mampu di hitung sebagai ibadah di hadapan Allah kelak.

Wallahualam…

5 comments:

azureenblinkblink said...

Rasulullah bersabda :

“Aku akan menjamin sebuah rumah di dasar surga bagi orang yang meninggalkan debat meskipun dia berada dalam pihak yang benar. Dan aku menjamin sebuah rumah di tengah surga bagi orang yang meninggalkan dusta meskipun dalam keadaan bercanda. Dan aku akan menjamin sebuah rumah di bagian teratas surga bagi orang yang membaguskan akhlaknya.” (HR. Abu Dawud dalam Kitab al-Adab, hadits no 4167. Dihasankan oleh al-Albani dalam as-Shahihah [273] as-Syamilah)

Zulgeologist said...

syukran dik...

azureenblinkblink said...

afwan ^^v

PakSu Lamp said...

aku suka debate sbb bg aku itu medium utk berkongsi pendpt yg menarik, tp aku benci debate bila ada pihak yg emosi dan langsung tidak amik peduli pendpt org lain...bak kata org kira nak menang ja...bila berdebat dgn org mcm tuh aku lebih redha diam...

Zulgeologist said...

Langkah yang bijak Paksu!!

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Share link korang